5 Pura Eksotis di Bali yang Unik & Memukau
Objek Wisata

5 Pura Eksotis di Bali yang Unik & Memukau

Bali dikenal sebagai pulau dengan ribuan pura cantik nan eksotis yang wajib dikunjungi. Anda bisa melihat di setiap sudut rumah Bali atau bahkan di tengah laut. Setiap candi memiliki arsitektur unik yang dibangun menurut aturan tradisional. Namun, pura-pura di Bali bisa menjadi sangat unik dengan caranya sendiri, beberapa memberikan rasa spiritual dengan patung-patung kuno setan dan dewa, sementara yang lain memiliki arsitektur indah yang luar biasa. Selain itu, waktu terbaik untuk mengunjungi objek wisata pura adalah saat ada upacara keagamaan.

Oleh karena itu, Anda akan mengetahui proses ritual agama Hindu di Bali. Selama upacara, Anda akan melihat dekorasi dengan banyak ornamen keagamaan yang belum pernah Anda lihat sebelumnya atau di tempat mana pun. Meski demikian, jika ingin mengunjungi pura-pura eksotis di Bali, ingatlah selalu untuk menggunakan pakaian yang pantas. Misalnya dengan mengenakan sarung dan selendang di bagian pinggang. Mari kita lihat 5 pura eksotis berikut yang akan membuat Anda terkesan!

1. Pura Tanah Lot

Pura Tanah Lot merupakan salah satu pura eksotis di Bali yang memiliki keindahan alam dengan sunset Tanah Lot Bali yang mempesona. Ini adalah salah satu tempat terbaik di Bali untuk melihat pengaturan lepas pantai yang unik dan latar belakang sunset. Karena posisinya di laut atau di pantai seperti terapung saat pasang surut air laut bisa diartikan. Pura Tanah Lot terletak di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Di pantai selatan pulau Bali, kurang lebih 25 kilometer dari Kota Denpasar. Pura Tanah Lot berdiri di atas karang laut besar yang menghadap ke Samudera Hindia.

Padahal, keberadaan Pura ini sebagai pemujaan kepada Tuhan dalam wujud-Nya sebagai Dewa Laut atau Dewa Baruna. Demi keamanan dan kesejahteraan dunia serta keseimbangan antara laut dan bumi. Area pura dan pura di sekitarnya juga terkenal dengan air sucinya. Saat mengunjungi pura, pastikan untuk memercikkan air suci kepada Anda oleh salah satu pendeta setempat atau meminumnya sendiri.

Baca Juga:  5 Tempat Wisata di Semarang Terbaru & Terhits Dikunjungi

Pura ini sangat indah untuk foto sunset. Jadi lebih baik berkunjung antara jam 4 sampai jam 6 sore atau pagi hari sebelum jam 10 pagi. Taman tropis yang rimbun serta toko suvenir, restoran, dan taman budaya yang mengadakan tarian reguler, ditampilkan di Pura Tanah Lo. Beberapa pura kecil juga ada di kawasan ini seperti Batu Bolong dan Penyawang, serta pura warga.

2. Pura Ulun Danu

Pura Ulun Danu diambil dengan dua kata, pertama Ulun berarti tepi sedangkan Danu berarti danau. Jadi Pura Ulun Danu artinya pura di atas danau. Letaknya berada di tepi Beratan Blake yang berada di dataran tinggi sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut. Sehingga Anda akan merasakan suasana sejuk yang lebih segar daripada di kawasan kota utama. Lokasi Pura Ulun Danu berada di sisi barat Danau Bedugul. Alamatnya ada di Tol Bedugul, Candi Kuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Pura ini adalah tempat yang tepat untuk berfoto dengan latar belakang pegunungan yang tampak seperti Swiss. Pekarangan pura dengan taman bunga dan beberapa bangunan pura memberikan waktu yang tepat untuk bersantai dan menyegarkan diri.

3. Pura Taman Saraswati

Pura Taman Saraswati adalah tempat suci bagi umat Hindu di Bali. Sesuai dengan namanya, pura ini merupakan tempat pemujaan Dewi Saraswati (Dewi Ilmu Pengetahuan). Pura Taman Saraswati adalah salah satu tempat wisata populer di kawasan pusat Ubud. Arsitek Pura Taman Saraswati Ubud adalah oleh Bapak I Gusti Nyoman Lempad. Sedangkan pembangunan Pura Saraswati atas perintah Pangeran Ubud Cokorda Gede Agung Sukawati. Bapak I Gusti Nyoman Lempad adalah seorang seniman patung dan arsitek. Pada tahun 1951 pembangunan Pura Taman Saraswati dimulai dan pembangunan selesai pada tahun 1952.

Baca Juga:  7 Aktivitas Menarik Dilakukan di Dubai untuk Liburan yang Berkesan

Lokasi pura Saraswati Ubud berada di Jalan Kajeng, Ubud. Lokasi candi berdekatan dengan Lotus Cafe dan Starbuck. Jika anda berangkat dari tempat wisata kuta bali menuju lokasi pura saraswati ubud. Anda akan menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam 30 menit.

Pura Taman Saraswati juga ditampilkan oleh jembatan di atas kolam yang dipenuhi bunga teratai di kedua sisinya. Di sisi lain, ini adalah kesempatan yang baik untuk beristirahat dari hiruk pikuk jalanan perbelanjaan yang ramai dan mengambil beberapa foto pura bergaya Bali klasik ini. Karena kolam dengan bunga teratai merah muda dan pintu masuk yang indah. Demikian juga bait suci tidak dipungut biaya. Namun, mengenakan pakaian yang pantas untuk berkunjung adalah suatu keharusan, mis. a Sarung dan ikat pinggang di sekitar pinggang.

4. Pura Uluwatu

Pura Uluwatu berstatus Pura Sad Kahyangan Jagat atau poros penyangga angin pulau Bali. Lokasi candi berada di atas bukit batu dengan ketinggian sekitar 97 meter di atas permukaan laut. Posisi pura di atas bukit batu membuat semua wisatawan yang datang berkunjung tidak hanya menikmati suasana sakral dan religius, tetapi juga pemandangan yang indah dan unik. Lokasi pura Uluwatu Luhur tepatnya di desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Selain menawarkan pemandangan laut yang luar biasa dengan bukit batu, Anda juga bisa menyaksikan pertunjukan Tari Kecak Bali. Apalagi ada 50 – 100 orang yang menari dalam Pertunjukan Kecak Uluwatu ini. Penari kecak akan duduk melingkar dan memakai sarung hitam putih. Tarian ini biasanya menceritakan kisah Ramayana, kisah epik India kuno.

Pura ini dapat diakses melalui pintu masuk Utara atau Selatan. Selain itu, Anda akan bertemu dengan sekelompok monyet yang dipercaya sebagai penjaga pura dari roh jahat. Jadi setiap kali Anda mengunjungi candi ini disarankan untuk meninggalkan benda-benda berkilau di dalam tas. Waktu terbaik untuk mengunjungi pura untuk pemotretan yang bagus adalah saat sunset. Setelah berfoto-foto, Anda bisa menikmati Pertunjukan Tari Kecak serta mulai pukul 18.00 – 19.00 di puncak tebing.

Baca Juga:  5 Tempat Wisata di Ekuador yang Hits dan Populer

5. Pura Besakih

Pura Besakih atau Pura Agung Besakih adalah tempat peribadahan umat Hindu di Bali. Selain itu, Anda akan menemukan tidak hanya satu candi, tetapi banyak candi. Oleh karena itu Pura Besakih dianggap sebagai pura terbesar di Indonesia. Lokasi Pura Besakih berada di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali. Terletak di lereng barat daya Gunung Agung, Gunung Berapi Bali, memberikan suasana yang indah untuk fotografer dan amatir. Berusia lebih dari 1.000 tahun dan tinggi 1.000 meter, candi ini memiliki kompleks unik yang terdiri dari sekitar 86 candi. Diantaranya Pura Utama Penataran Agung, Pura Agung Negara, dan 18 Pura lainnya.

Pura Besakih adalah pura terbesar dan tersuci di Bali. Dan itu memiliki alam yang mempesona dan indah, termasuk sawah, bukit, gunung, sungai dan hutan. Bagi orang Bali mengunjungi Pura Besakih adalah ziarah khusus. Banyaknya anak tangga menuju ke atasnya, juga melewati banyak candi yang menjadi bagian dari kompleks tersebut. Dan dengan Gunung Agung sebagai latar belakang, lokasi tersebut mendapat sentuhan mistis di sekitarnya. Juga menampilkan tiga candi yang mewakili tritunggal suci Brahma, pencipta, Wisnu, pemelihara, dan Siwa, perusak. Nama candi mengacu pada dewa naga ‘Naga Besukian’, yang umumnya diyakini mendiami Gunung Agung. Meski demikian, beberapa letusan gunung berapi melewati kompleks candi tanpa merusak. Itu sepenuhnya dan itu akan dikembalikan ke keindahan penuhnya. Penduduk setempat percaya bahwa ini adalah Dewa yang menunjukkan kekuatan mereka kepada pemuja mereka.